Ikatlah ilmu dengan menuliskannya!

Dialog Dengan Nafsu

Senin, September 8th, 2008

Mau tahu dialog seorang hamba dengan nafsunya di bulan Ramadhan ini? Simaklah!

Nafsu    : Kamu sudah melewati seminggu puasa dengan baik.

Hamba  : Tapi sebenarnya aku masih banyak kekurangan.

Nafsu    : Ah, orang lain jauh lebih banyak kekurangannya.

Hamba  : Tapi mereka pasti juga lebih banyak ibadahnya.

Nafsu    : Sudahlah! Yang penting nanti malam pergilah tarawih lebih awal.

Hamba  : Kenapa?

Nafsu    : Agar orang-orang melihatmu.

Hamba  : Ah aku tidak mau riya.

Nafsu    : Bukan untuk dipuji tapi untuk dicontoh oleh mereka.

Hamba  : Betul juga.

Nafsu    : Lalu lamakanlah zikirmu.

Hamba  : Untuk apa? Aku kan sudah bilang tidak akan riya!

Nafsu    : Jangan salah paham dulu.

Hamba  : Lalu maksudmu apa?

Nafsu    : Hanya agar mereka tahu inilah bulan untuk beribadah dengan khusyuk.

Hamba  : Hm, iya juga tuh. Tapi itukan sama saja dengan riya.

Nafsu    : Kalau begitu zikirnya di rumah saja, sepulang dari mesjid.

Hamba  : Nah, itu baru betul!

Nafsu    : Kamu memang pandai menghindari riya.

Hamba  : Itu karena Allah.

Nafsu    : Disitulah kelebihanmu, kau selalu menyertakan Allah dalam setiap perbuatanmu.

Hamba  : Sudahlah, jangan memuji-muji terus!

Nafsu    : Aku salut padamu, kau begitu rendah hati.

Hamba  : Memang begitulah seharusnya seorang hamba.

Nafsu    : Ya, dan aku yakin kau seorang hamba yang baik dan disayang Allah.

Hamba  : Apa iya?

Nafsu    : Tentu saja, kau selalu bisa menempatkan diri, baik di hadapan Allah maupun manusia.

Begitulah, nafsu akan terus mengejar, membujuk, menghasut dan mengiming-imingi seorang hamba agar jauh dari keikhlasan. Caranya sangat halus hingga nyaris tak disadari oleh kebanyakan manusia. Berpura-pura menjauhkan seseorang dari sifat riya (ingin dipuji manusia) tapi membenamkannya ke sifat yang lebih tercela yaitu ujub (memuji diri sendiri). (V)

  • Share/Bookmark

Salam

Selamat datang di web pribadi saya! Semoga kita sama-sama mendapat manfaat darinya... More


Status YM

Internet Sehat

lencana


Want to subscribe?

 Subscribe in a reader Or, subscribe via email:
Enter your email address:  
Find entries :