Nashruddin Hoja (4)
Nashruddin dan kue baklava
Seorang tetangga yang melihat Nashruddin baru datang dari bepergian langsung berkata, “Hei, Nashruddin! Tadi ada dua orang yang membawa kue baklava!”
“Biarkan saja, itu bukan urusanku!” jawab Nashruddin acuh.
“Tapi mereka membawanya ke rumahmu!” lanjut tetangganya.
“Biarkan saja, itu bukan urusanmu!” jawan Nashruddin sambil bergegas menuju rumahnya. (V)
Nashruddin dan tamunya
Nashruddin kedatangan tamu yang menginap di rumahnya. Tengah malam sang tamu terbangun dan memanggil Nashuddin, “Tuan, tolong ambilkan aku lilin yang ada di sebelah kanan Anda.”
Nashruddin dengan nada heran menjawab, “Kamu ini aneh! Dalam kegelapan begini bagaimana aku tahu mana yang kanan dan mana yang kiri?” (V)
Nashruddin dan tamunya (2)
Di lain hari Nashruddin kembali dikunjungi seorang tamu yang datang menginap. Setelah makan malam, Nashruddin menemaninya mengobrol sambil menikmati minuman ringan. Ketika malam semakin larut, mereka pun beranjak untuk tidur.
Mungkin karena merasa lapar lagi, saat mereka merebahkan tubuh, tiba-tiba tamu Nashruddin berkata, “Kebiasaan di daerahku adalah makan dulu sebelum tidur.”
Nashruddin menyahut, “Sayang sekali di sini kebiasaan itu tidak berlaku!” (V)









