Ikatlah ilmu dengan menuliskannya!

Hari-hari Yang Hilang

Written on 16 Juli 2008 – 13:25 | by Via |

dindaKesibukan mengurus si kecil benar-benar menyita waktu. Siang malam tak ada bedanya. Lahir batin tercurah untuk menggendong, memandikan, mengganti popok, menyusui, berjemur di pagi hari, jalan-jalan di waktu sore dan sebaginya… dan sebagainya…

Namun di tengah kesibukan itu, saya sempat tercenung. Di tengah suasana baru ini ada yang diam-diam mengusik rasa keibuan saya dan membuat sudut-sudut mata saya berlinang. Sesungguhnya, ada yang hilang dari hari-hari saya.

Ya, saya kehilangan kebersamaan dengan putri pertama saya, Dinda. Mungkin bukan kehilangan tapi berkurang. Namun tetap saja bagi saya itu seperti sebuah kehilangan. Karena saya jadi merindukan suasana yang dulu, saat saya menciumnya hampir di setiap waktu yang ada, saat saya mengusap-usap tubuhnya tiap hendak terlelap, saat saya memeluk dan memangku tiap kali ia ingin bermanja… ya, saya merindukan itu setiap saat, sepanjang waktu yang ada…

Seperti hari-hari yang lalu, saya ingin sesering mungkin mengatakan, “Bunda sayang sama Dinda.”

Sebagaimana saya merindukan jawaban polosnya, “Aku juga sayang sama Bunda.”

Itulah kalimat terindah yang ingin selalu saya dengar. Setiap saat, sampai kapanpun! (V)

  • Share/Bookmark

Related Posts

Put your related posts code here

Post a Comment


Salam

Selamat datang di web pribadi saya! Semoga kita sama-sama mendapat manfaat darinya... More


Status YM

Internet Sehat

lencana


Want to subscribe?

 Subscribe in a reader Or, subscribe via email:
Enter your email address:  
Find entries :