Duh, memicu acrophobia aja…
Jantung saya rasa berhenti berdetak tatkala menyaksikan seorang gadis melompat dari lantai 3 sebuah gedung. Tayangan yang sangat jelas itu membuat saya menjerit tertahan di depan TV. Ini gayanya sesaat sebelum terjun bebas ke bawah.
Ia juga sempat meringis-ringis akibat sakit di pergelangan tangannya yang sudah ia sayat dengan pisau. Benar-benar niat bunuh diri! Akibat sayatan itu kondisinya juga terlihat sudah semakin lemah. Bayangkan perasaan orang-orang yang menyaksikan langsung adegan itu. Saya aja yang nonton di rumah, jadi sangat tegang.
Dan seperti niat semula, akhirnya gadis itu benar-benar terjun seiring tubuhnya yang kian melemah. Saat itulah terdengar jeritan dari semua orang yang menyaksikan kejadian tersebut. Termasuk saya tentunya. Saya sampai menutup muka putri saya yang ikut berdiri di samping saya. Untunglah sebuah tim sudah menyiapkan matras untuk menyambut tubuh gadis itu di bawah.
Alhamdulillah, aksi bunuh diri itu gagal meski aksinya itu tetap menjadi tontonan dahsyat bagi banyak orang. Dan saya yang sangat ngeri dengan ketinggian, jadi terus dibayang-bayangi adegan demi adegan, mulai dari si gadis berdiri di pinggir gedung sampai ia terhempas di atas matras. Luar biasa dan tragis! Acrophobia saya terpantik, ngilu di persendian dan denyutan di kepala kembali terasa hebat. Fiuuuhhh…
Oya sekadar informasi, diduga gadis ini bunuh diri gara-gara uang sejumlah 50 juta yang dimintai pertanggungjawabannya oleh pemilik counter HP tempat ia bekerja di Pasaraya Citra, Jl Letnan Idham Muara Enim. (V)










2 Responses to “Duh, memicu acrophobia aja…”
By Hartati Nurwijaya on Feb 5, 2009 | Reply
Terima kasih tulisan yg bagus. Saya ikut ngeri juga bacanya.
Saya murid Kang Arul. Uni Tati di Yunani.
By Via on Feb 10, 2009 | Reply
tati di yunani? jauh banget ya?