<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Awas! Wilayah Rawan Selingkuh!</title>
	<atom:link href="http://www.noviasyahidah.com/awas-wilayah-rawan-selingkuh/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.noviasyahidah.com/awas-wilayah-rawan-selingkuh/</link>
	<description>membaca, menulis, mencerahkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Jul 2010 15:54:14 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: Via</title>
		<link>http://www.noviasyahidah.com/awas-wilayah-rawan-selingkuh/comment-page-1/#comment-311</link>
		<dc:creator>Via</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 14:44:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.noviasyahidah.com/?p=515#comment-311</guid>
		<description>Brokenheart, turut prihatin atas apa yg anda alami. Semoga diberikan jalan keluar dan juga kesabaran, amin...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Brokenheart, turut prihatin atas apa yg anda alami. Semoga diberikan jalan keluar dan juga kesabaran, amin&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Brokenheart</title>
		<link>http://www.noviasyahidah.com/awas-wilayah-rawan-selingkuh/comment-page-1/#comment-310</link>
		<dc:creator>Brokenheart</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Nov 2009 16:26:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.noviasyahidah.com/?p=515#comment-310</guid>
		<description>Assalamualaikum...
Sedih jika harus membahas selingkuh karena aku adalah salah satu korbannya. Ternyata istriku berpenyakit jiwa, doyan selingkuh, walau dia mengaku hanya sebatas senang pada laki-laki yang bisa diajak ngobrol dan tidak parah-parah amat dibanding salah seorang kawannya, begitu dia menggambarkan apa yang telah dia lakukan selama ini. Sepengetahuanku telah tiga kali dia jatuh cinta pada laki-laki lain...dan aku menduga pastilah jumlahnya lebih dari itu mengingat aktifitas dia selama ini banyak, bahkan yang sangat merisaukanku adalah kejadian terakhir dimana dia jatuh cinta pada laki-laki kaya dan sempat diajak jalan-jalan ke pantai, bahkan sampai 3 kali, walau mengaku tidak melakukan apa-apa, hanya duduk mengobrol saja di mobil tetapi pantai tersebut sangat terkenal sebagai tempat mesum...
Islam melindungi wanita, banyak ayat-ayat al-Qur&#039;an dan hadist yang menjelaskannya dan amatlah berat hukumnya bagi suami yang menuduh istri berbuat zina jika tidak ada 4 saksi atau tuduhan itu berbalik ke suami...
Tetapi Islam juga membolehkan untuk menalak istri jika dipandang sudah tidak bisa dibina lagi...
Tetapi anak-anak kami masih perlu biaya dan bimbingan dan apa jadinya jika kami harus bercerai...
Dia mengaku tobat dan rajin beribadah serta menghadiri pengajian-pengajian...
Tetapi selama 2 bulan ini hati ini terasa seperti tertindih batu yang sangat besar dan berat, hancur dan hidupku kacau karena dikhianati...
Jika anda punya nasehat yang bisa menenangkan hati, aku mohon kirimkan ke alamat emailku, mungkin jika permasalahan ini dilihat dari sudut pandang seorang wanita solehah, akan berbeda dan lebih menyejukkan bagai dawai gitar yang mengalun merdu seperti musik yang melatari halaman ini.
Selingkuh...hanya satu kata tetapi sanggup meruntuhkan dunia...  
Wassalamu&#039;alaikum...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum&#8230;<br />
Sedih jika harus membahas selingkuh karena aku adalah salah satu korbannya. Ternyata istriku berpenyakit jiwa, doyan selingkuh, walau dia mengaku hanya sebatas senang pada laki-laki yang bisa diajak ngobrol dan tidak parah-parah amat dibanding salah seorang kawannya, begitu dia menggambarkan apa yang telah dia lakukan selama ini. Sepengetahuanku telah tiga kali dia jatuh cinta pada laki-laki lain&#8230;dan aku menduga pastilah jumlahnya lebih dari itu mengingat aktifitas dia selama ini banyak, bahkan yang sangat merisaukanku adalah kejadian terakhir dimana dia jatuh cinta pada laki-laki kaya dan sempat diajak jalan-jalan ke pantai, bahkan sampai 3 kali, walau mengaku tidak melakukan apa-apa, hanya duduk mengobrol saja di mobil tetapi pantai tersebut sangat terkenal sebagai tempat mesum&#8230;<br />
Islam melindungi wanita, banyak ayat-ayat al-Qur&#8217;an dan hadist yang menjelaskannya dan amatlah berat hukumnya bagi suami yang menuduh istri berbuat zina jika tidak ada 4 saksi atau tuduhan itu berbalik ke suami&#8230;<br />
Tetapi Islam juga membolehkan untuk menalak istri jika dipandang sudah tidak bisa dibina lagi&#8230;<br />
Tetapi anak-anak kami masih perlu biaya dan bimbingan dan apa jadinya jika kami harus bercerai&#8230;<br />
Dia mengaku tobat dan rajin beribadah serta menghadiri pengajian-pengajian&#8230;<br />
Tetapi selama 2 bulan ini hati ini terasa seperti tertindih batu yang sangat besar dan berat, hancur dan hidupku kacau karena dikhianati&#8230;<br />
Jika anda punya nasehat yang bisa menenangkan hati, aku mohon kirimkan ke alamat emailku, mungkin jika permasalahan ini dilihat dari sudut pandang seorang wanita solehah, akan berbeda dan lebih menyejukkan bagai dawai gitar yang mengalun merdu seperti musik yang melatari halaman ini.<br />
Selingkuh&#8230;hanya satu kata tetapi sanggup meruntuhkan dunia&#8230;<br />
Wassalamu&#8217;alaikum&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: kin</title>
		<link>http://www.noviasyahidah.com/awas-wilayah-rawan-selingkuh/comment-page-1/#comment-109</link>
		<dc:creator>kin</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Jan 2009 16:52:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.noviasyahidah.com/?p=515#comment-109</guid>
		<description>Semua yg tertulis benar adanya..berarti andapun beruntung bisa lepas dari hal2 yang semu...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Semua yg tertulis benar adanya..berarti andapun beruntung bisa lepas dari hal2 yang semu&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
